mataikan.com
Zulficar akhirnya mundur dari Jabatan Dirjen Perikanan Tangkap

Zulficar akhirnya mundur dari Jabatan Dirjen Perikanan Tangkap

Mataikan-Zulficar akhinya memutuskan mundur dari jabatan Dirjen Perikanan Tangkap, hal ini diketahui dari surat yang beredar di kalangan pegawai KKP.
Berikut surat pengunduran diri M. Zulficar Mochtar
#PENGUNDURAN DIRI – INTERNAL
 
Bapak Ses, Bapak2 Direktur, Bapak/Ibu Kepala Pelabuhan/UPT/Perintis, Saudara/Sahabat2 pejabat eselon 3-4 yg baik, 
Perlu saya informasikan bahwa per kemarin sore, tanggal 14 Juli 2020, saya telah mengajukan Surat Pengunduran Diri saya selaku Dirjen Perikanan Tangkap kepada Menteri KKP dan sekaligus menjelaskan alasan2 prinsip saya.
 
Selanjutnya saya berencana tetap masuk kantor dan mengerjakan tugas, disposisi yg ada hingga hari Jumat, 17 Juli 2020. Dan selanjutnya berharap hari Senin nanti bisa pamit kepada Bapak2/Ibu, Saudara/sahabat sekalian di DJPT. 
Mohon maaf untuk info mendadak ini. Tapi saya yakin bapak/Ibu/saudara dan sahabat bisa memahami keputusan saya. 
Sungguh sebuah kehormatan dan kebanggaan bisa bergabung di DJPT yang luar biasa. Saya sangat mengandalkan, menghormati dan apresiasi Bapak/Ibu, saudara, sahabat sekalian. Dengan komposisi dan kinerja serta komitmen yang ada, saya yakin DJPT akan makin maju, sukses dan besar kedepan.  
Saya juga mengucapkan banyak terima kasih atas berbagai dukungan solid, dahsyat, dan semangat kekeluargaan di DJPT. Saya sekaligus mohon maaf atas keterbatasan dan kalau ada kekhilafan saya selama ini. 
Dalam surat tersebut tertulis bahwa Zulficar telah mengajukan surat pengunduran diri secara langsung kepada Menteri KKP, Edhy Prabowo. Pengunduran diri ini telah ia ajukan sehari sebelumnya.

“Perlu saya informasikan bahwa per kemarin sore, tanggal 14 Juli 2020, saya telah mengajukan Surat Pengunduran Diri saya selaku Dirjen Perikanan Tangkap kepada Menteri KKP dan sekaligus menjelaskan alasan-alasan prinsip saya,” tulis Zulficar.

Zulficar membenarkan dirinya mengundurkan diri. Dia juga membenarkan surat terkait pengunduran dirinya yang beredar. “Betul,” kata Zulficar saat dikonfirmasi mengenai hal ini.
Keputusan Zulficar tersebut terjadi di tengah pro kontra kebijakan pembukaan keran ekspor benih lobster dan izin alat tangkap cantrang. Di sisi lain, soal urusan benih lobster dan alat tangkap cantrang selama ini menjadi wewenang Direktorat Jenderal Perikanan Tangkap.

Add comment