mataikan.com
Menteri Edhy Dukung Kelestarian Penyu, Yayasan Penyu Indonesia Menyambut Baik.

Menteri Edhy Dukung Kelestarian Penyu, Yayasan Penyu Indonesia Menyambut Baik.

Mataikan – Menteri Kelautan dan Perikanan Edhy Prabowo mendukung kelestarian penyu hijau, Ketua Yayasan Penyu Indonesia (YPI) menyambut baik

Ketua YPI, Bayu Sandi usai melepas ratusan tukik di Pantai Green Nirvana, Maratua, Kalimantan Timur, Selasa (1/9) malam.”Luar biasa membesarkan hati kami dan ribuan pelestari penyu di luar sana. Juga masyarakat lokal di sini bahwa negara itu hadir. Memberikan edukasi kepada kami yang selama ini merasa ditinggalkan. Ternyata tidak,”

Kementerian Kelautan dan Perikanan bersama Yayasan Penyu Indonesia, serta perwakilan Pemda Kabupaten Berau dan Pemprov Kalimantan Timur melepas secara simbolik sekitar 300 tukik ke perairan Sulawesi.

ILUSTRASI

Bayu menjelaskan, Kabupaten Berau merupakan habitat terbesar penyu hijau di tanah air. Populasinya berada di Pulau Sangalaki, Mataha, dan Bilang-Bilangan. Setiap tahun, kata Bayu, ada lebih dari 3.200 induk penyu bertelur di ketiga pulau ini.

“Tapi ada lagi yang lebih besar yaitu di Pulau Sambit dan Blambangan,” sambung Bayu. Di kedua pulau kecil terluar yang langsung berbatasan dengan Filipina  ini induk-induk penyu bertelur dan menghasilkan 40 sarang dalam satu malam. Sehingga dalam satu bulan, Bayu memperkirakan ada 4.000 tukik yang dihasilkan dalam satu bulan dari kedua pulau ini.

Harapan besar terhadap pemerintah dan masyarakat untuk saling berkolaborasi dalam mempertahankan keberlanjutan kehidupan penyu hijau. Indonesia diproyeksikan memiliki populasi terbesar di dunia sebagai tujuan jangka panjang.

Menteri Edhy menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah mendukung dan melakukan upaya pelestarian penyu di perairan Indonesia.

“Tolong kami dikasih masukan. Kami siap menerima masukan dan terima kasih atas dedikasinya. Salam hormat, salut atas apa yang telah saudara-saudara lakukan. Maju terus dan kita Selamatkan penyu Indonesia,” ujarnya.


“Jangan sampai untuk sekadar mengejar uang kita melupakan konservasi. Tapi sebaliknya, selain kita mengejar konservasi kita juga jangan lupa untuk kasih makan anak-anak kita. Dua-duanya harus berjalan dengan baik,” imbuh

Add comment